Candi-nya Mickey Mouse

23 Jul 2008

Mickey Mouse punya candi? Sejak zaman kapan tuh? Nggak sejak kapan-kapan sih sebenernya. Tapi memang ada sebuah candi yang menyandang nama keluarga besarnya Mickey Mouse, Tikus. Candi Tikus ini letaknya di Trowulan, sebuah situs di Jawa Timur yang dikaitkan dengan kebesaran Kerajaan Majapahit zaman dahulu kala. Tapi candi kok dinamai Tikus sih? Kesannya nggak hormat banget sama bangunan suci. Nama unik candi ini di dapat sejak pertama kali dia nongol dari tanah. Candi Tikus ditemukan tahun 1914, dan menurut cerita ketika candi tersebut di gali, banyak tikus yang bersarang di sekitarnya. Voila…jadilah namanya Candi Tikus.

Candi Tikus itu satu-satunya bangunan patirthan di Situs Trowulan. Pada tau nggak patirthan itu apaan? Bego banget deh kalo nggak tau. Ups…sori, becanda. Patirthan artinya bangunan pemandian suci (psst.. kata tirtha artinya aer loh). Candi tikus mungkin bisa dilihat sebagai sebuah kolam dengan sebuah undak-undakan untuk menuruninya di sisi utara sementara di sebelah selatan dinding kolam membentuk semacam pulau dengan beberapa miniatur candi diatasnya. Di sudut timur laut dan barat laut juga ada ruangan mandi yang terpisah juga beberapa buah pancuran yang memancurkan air. Pintu masuk candi yang di tandai dengan kehadiran tangga di sebelah utara dan dibuat menurun kebawah, memberi kesan Candi Tikus sengaja di bangun di bawah permukaan tanah. Eh… tapi emang bener sih, candi ini berada 1 meter dibawah tanah aslinya.

Candi aneh ini juga punya makna yang dalaaaaaaaaaaammmm banget. Kata Om Bernert Kempers, Candi Tikus adalah bentuk simbolis atau replika Gunung Meru, gunung suci menurut agama Hindu maupun Buddha.Tapi Gunung Meru itu kayak apa sih? Dalam sumber-sumber agama Hindu India ada gambaran tentang alam semesta yang berbentuk pipih melingkar seperti cakram. Lingkaran alam semesta di pusatkan pada gunung Mahameru yang dikelilingi empat puncak lain yang lebih rendah. Gunung tersebut terletak di tengah Jambudwipa (nama lain untuk India) yang dikelilingi tujuh lautan. Di benua ini hiduplah para makhluk, sementara di puncak gunung Mahameru hidup dewa-dewa. Tapi memangnya kepercayaan di India sama kayak di Indonesia? Kata bu dosen tercinta, Bu Edi Sedyawati, pada masa Jawa kuna juga ada gambaran kosmologi yang sama, tercantum dalam kitab Bhisma parva dan Brahmanda purana. Tapi dalam kitab yang lebih muda, Tantu panggelaran dan Korawasrama, Gunung Meru udah dipindahin ke Jawadwipa (nama lain Pulau Jawa).

Yah… intinya sih, karena bentuk bangunan yang mirip sama Gunung Meru dimana puncak yang tinggi dikelilingi delapan puncak lain yang lebih rendah, mungkin aja ada hubungan antara Candi Tikus dan mitologi ini. Eh..eh.. ada tambahan laen. Gunung Meru kan berkaitan erat sama cerita Samudramanthana. Dalam cerita ini, anak gunung Meru yaitu Mandara menjadi alat untuk mengaduk samudra susu hingga nantinya para dewa mendapatkan air amrta (air yang menyebabkan mereka bisa hidup abadi). Jadi mungkin aja tujuan pembangunan Candi Tikus untuk menggambarkan air suci yang keluar dari gunung. Whoaaaaaa…..makin berat aja tuh maknanya.

(by: id nay)


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post