Sachsenhausen

30 Oct 2008

Begitu mendengar Negara bernama Jerman, mungkin yang terpikir pertama adalah sepak bola, kemudian mobil dan kemudian kita akan teringat sejarah hitam Negara ini dengan Hitler dan kamp konsentrasinya. Kamp konsentrasi Auschwitz di Polandia merupakan kamp yang paling terkenal yang memakan banyak korban. Selain Auschwitz, SS juga memiliki kamp di dalam Jerman. Salah satunya adalah Oranienburg Sachsenhausen yang terletak sekitar 35 km di utara Berlin.

Kamp ini berawal dari pabrik yang diubah menjadi kamp konsentrasi oleh pasukan SA Prusia pada 1933-1936. Mulai dari 1936, kamp diambil alih of SS dan digunakan sebagai `model kamp konsentrasi yang sering dipamerkan kepada tamu negara saat itu. Hingga 1945, sebanyak 220.000 tahanan dijebloskan ke kamp ini yang diperkirakan memakan korban tewas sebanyak 100.000 orang. Pada awalnya kamp ini hanya digunakan untuk tahanan politik, tapi kemudian berkembang menjadi jamp untuk kelompok yang didefinisikan oleh ideologi Nasional Sosialis sebagai kelompok inferior baik dari segi ras maupun biologis, termasuk orang Yahudi, kaum homoseksual, orang cacat dan sebagainya. Pada tanggal 22 dan 23 April 1945, kamp ini dibebaskan oleh tentara Uni Soviet dan Polandia yang mengalahkan tentara NAZI, namun 3 bulan setelah pembebasan hingga 1950, kamp kembali menjadi kamp konsentrasi di bawah Uni Soviet untuk menahan antek NAZI dan lawan politik. Pada tahun 1961, kamp diubah menjadi Sacshsenhausen National Memorial oleh pemerintah Jerman Timur untuk memperingati kemenangan anti fasis atas fasisme NAZI. Setelah keruntuhan tembok Berlin, pada tahun 1993 memorial diubah menjadi Sachsenhausen National Memorial and Museum.

Museum ini bisa dicapai dari Berlin dengan menggunakan RE 5 dari Stasiun Utama Berlin (Berlin Tief) menuju Stasiun Oranienburg dan memakan waktu 25 menit. Bisa juga dengan memakai S-Bahn S1 (Wannsee-Oranienburg) dari stasiun Friedrichstrasse yang memakan waktu 50 menit. Dari stasiun, museum bisa dicapai dengan berjalan kaki selama 15 menit, atau dengan menggunakan bus yang frekuensinya sekitar 30 hingga 1 jam sekali. Saya memutuskan untuk berjalan kaki karena tidak terlalu jauh dan penunjuk arah menuju museum selalu dijumpai di tiap persimpangan.

Pusat Informasi museum terletak dalam bangunan yang pada tahun 1939/40 digunakan sebagai bengkel senjata. Pusat informasi menyediakan layanan antara lain tempat penitipan barang, informasi (tour guide, audio guide: 3), dan penjualan buku2 yang berkaitan. Di belakang pusat informasi, terdapat maket kamp yang menunjukkan lokasi berbagai bangunan yang juga bentuk wilayah kamp konsentrasi yang menarik karena didesain berbentuk segi tiga dengan alasnya sebagai gerbang masuk. Selewat dari maket ini, saya berjalan keluar menuju kamp konsentrasi. Jalan yang saya lalui merupakan bagian dari jalan yang membatasi kamp konsentrasi dengan kamp SS.

Setelah berjalan beberapa menit, saya menjumpai bangunan era 1970-an yang berfungsi sebagai museum yang memperagakan perubahan kamp konsentrasi Oranienburg menjadi Sacshsenhausen National Memorial. Di dalamnya bisa dijumpai berbagai artefak seperti seragam (bawah) yang harus digunakan oleh para tahanan sepanjang tahun.

Photobucket

Sebagai informasi, suhu di daerah ini pada musim dingin bisa mencapai 0C.Di lapangan di seberang museum terdapat sebuah jalur yang di kiri kanannya dihiasi oleh patung, plakat dan batu untuk memperingati para tahanan. Di sebelah kiri jalur adalah kantor komandan kamp dan ke arah kanannya adalah gerbang menuju kamp, yang disebut sebagai Tower A .Photobucket

Gerbang besi (kanan) Photobucket
yang terdapat di Tower A bertuliskan Arbait Macht Frei (kerja itu membebaskan, terjemahan bebas).
Di depan Tower A terdapat jalan yang membelah kamp hingga ujung. Di kiri kanan jalan utama terdapat lapangan rumpu tempat absen para tahanan .Photobucket

Absen dilakukan 2 kali sehari yang harus dihadiri oleh semua tahanan, baik sakit ataupun meninggal. Di bagian luar lapangan absen, terdapat jalur yang ditutup oleh berbagai jenis material: batu, semen, pasir, kerikil, aspal. Jalur (track) ini digunakan untuk menguji kekuatan sepatu (kanan). Tahanan yang mendapat hukuman harus berjalan tanpa henti untuk menguji kekuatan sol sepatu tentara. Saya mencoba track ini, dan harus menyerah setelah berjalan di atas 3 jenis material, sama seperti orang yang terlihat di foto kiri bawah.Photobucket

Barak tempat tinggal para tahanan berada di sekeliling lapangan . Sayangnya, barak-barak ini dihancurkan pada saat pembangunan memorial oleh pemerintah Jerman Timur. Hanya dua barak yang tersisa, yaitu Barak 38 dan 39 tempat tinggal tahanan Yahudi, dan sekarang berfungsi sebagai museum . Photobucket

Di dalam museum bisa dijumpai informasi mengenai kondisi barak dan kehidupan tahanan. Barak terbagi menjadi dua sayap yang berfungsi sebagai tempat tinggal dan ruang makan para tahanan. Kamar kecil dan kamar mandi , yang berada di bagian tengah digunakan oleh 60 orang tahanan penghuni barak.
Photobucket

Di dekat Barak 38 terdapat kompleks penjara untuk menghukum, menyiksa bahkan membunuh tahanan pelanggar peraturan kamp maupun tahanan penting. Penjara ini asalnya berupa bangunan 3 sayap, namun saat ini hanya 1 sayap yang tersisa. Lima sel dijadikan tempat pameran mengenai penjara ini, dan beberapa sel digunakan untuk menunjukkan kondisi sel saat itu (kanan). Photobucket

Saya merinding waktu menengok ke dalam sel ini, mungkin karena sel-sel ini dibiarkan gelap, sedangkan sel lain, seperti tempat sel tahanan Inggris, terang benderang.

Setelah itu, saya berjalan menuju tugu peringatan Sahcsenhausen di ujung kamp yang dibangun pada tahun 1961. Untuk mencapainya, saya melalui barak tahanan, dapur, tempat cuci, dan lapangan tempat menghukum mati tahanan. Karena keterbatasan waktu, saya tidak masuk ke dalam Soviet Special Camp dan Tower E yang berada di ujung kamp, maupun Parit Eksekusi yang berada di sebelah barat.

Tujuan terakhir saya adalah barak rumah sakit yang berada barat daya Tower A. Rumah sakit kamp dibangun sejak awal berdirinya kamp. Pada mulanya barak rumah sakit terdiri atas 6 barak terpisah. Seiring dengan semakin banyaknya penghuni kamp, ke-6 barak digabung menjadi dua barak panjang. Sekarang tempat ini digunakan sebagai museum yang berisi cerita mengenai berbagai perawatan medis dan kriminal yang terjadi di sini. Kehadiran rumah sakit di dalam kamp konsentrasi merupakan kebanggaan NAZI, dan barak ini selalu menjadi pusat perhatian tamu negara yang berkunjung ke kamp. Selain memberikan pelayanan kesehatan pada para tahanan, para dokter juga melakukan berbagai percobaan medis dengan menggunakan para tahanan sebagai kelinci percobaan, dari mulai sterilisasi, hingga infeksi. Salah satunya adalah penelitian mengenai penularan Hepatitis. Penelitian dilakukan dengan menyuntikkan darah penderita Hepatitis ke dalam tubuh tahanan anak-anak yang baru datang ke kamp. Para dokter mengamati perkembangan anak-anak itu, dan begitu mereka menunjukkan gejala tertular Hepatitis, dokter melakukan biopsi hati tanpa bius.

Tidak jauh dari rumah sakit terdapat bangunan kecil yang menjadi tempat unit patologi. Di tempat inilah otopsi pada tahanan yang menjadi kelinci percobaan dokter-dokter NAZI dilakukan. Unit patologi dihubungkan dengan barak rumah sakit melalui lorong bawah tanah. Dalam perjalanan pulang, saya melalui 6 pemakaman massal (@ 50 orang) pasien rumah sakit yang meninggal dunia dan dikuburkan oleh tentara Uni Soviet dan Polandia setelah pembebasan kamp.

Untuk menjelajahi keseluruhan kamp ini dibutuhkan waktu sekitar 2 hingga 4 jam. Waktu terbaik untuk mengunjungi Sachsenhausen adalah pertengahan musim panas karena siang hari yang lebih panjang dan cuaca akan lebih bersahabat.

by id DF jebrakros


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post